Jumat, 07 Desember 2012

FUNGSI ANGGARAN SEKTOR PUBLIK

www.abiargam96.com

FUNGSI ANGGARAN SEKTOR PUBLIK


Menurut Elmi (2002) Penganggaran adalah suatu proses menyusun rencana keuangan , yaitu pendapatan dan pembiayaan, kemudian mengalokasikan dana tersebut ke masing-masing kegiatan sesuai dengan fungsi dan sasaran yang hendak dicapai. Penganggaran sector publik (public budgeting) menurut Lynch (dalam Rubenstein, 2002) adalah a plan for introducing programs deal with objectives and and goals within a period, including an estimate of resources required, usually compared with past periods and showing future requirements.
Dalam upaya pemberdayaan pemerintahan daerah , maka perspektif perubahan yang diinginkan dalam pengelolaan keuangan daerah dan anggaran daerah adalah sbb (Mardiasmo,2002) :
  1. Pengelolaan keungan harus bertumpu pada kepentingan public (public oriented) .
  2. Kejelasan tentang misi pengelolaan keuangan daerah dan kejelasan peran para partisipan yang terkait dalam pengelolaan anggaran, seperti Kepala Daerah, DPRD, Sekda dan perangkat lainnya.
  3. Prinsip pengadaan dan pengelolaan barang daerah yang lebih professional
  4. Ketentuan tentang bentuk dan struktur anggaran, anggaran kinerja dan anggaran yang multi tahunan
  5. Prinsip akuntansi pemerintah daerah, laporan keuangan daerah , peran DPRD dan akuntansi public dalam pngawasan , pemberian opini dan rating kinerja anggaran dan transparansi informasi anggaran kepada public
  6. aspek pembinaan dan pengawasan yang meliputi batasan pembinaan,peran asosiasi dan peran anggota masyarakat guna pengembangan profesionalisme aparat pemerintah daerah
  7. Pengembangan system informasi keuangan daerah untuk menyediakan informasi anggaran yang akurat dan pengembangan komitmen pemerintah daerah terhadap penyebarluasan informasi sehingga memudahkan pelaporan, pengendalian dan mendapatkan informasi.



Anggaran sektor public mempunyai beberapa fungsi utama :
  1. sebagai alat perencanaan
  2. alat pengendalian
  3. alat kebijakan fiskal
  4. alat politik
  5. alat koordinansidan komunikasi
  6. alat penilaian kinerja
  7. alat motivasi

Anggaran sebagai Alat Perencanaan (Planning Tool)
-          merumuskan tujuan serta sasaran kebijakan agar sesuai dengan visi dan misi yang di tetapkan
-          merencanakan berbagai program dan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi dan merencanakan alternatig sumber pembiayaan
-          mengalokasikan dana pada berbagai program dan kegiatan yang telah disusun
-          menentukan indikator kinerja dan tingkat pencapaian strategi

Anggaran sebagai Alat Pengendali (control tool)
Anggaran memberikan rencana detail atas pendapatan dan pengeluaran pemerintah agar pembelanjaan yang dilakukan dapat dipertanggung jawabkan kepada publik. Tanpa anggaran ,pemerintah tidak dapat mengendalikan pemborosan – pemborosan pengeluaran. Anggaran sektor publik dapat digunakan untuk mengendalikan (membatasi kekuasaan) eksekutif.

Anggaran sebagai alat kebijakan fiskal ( Fiscal Tool)
Angaran digunakan untuk menstabilkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui anggaran publik tersebut dapat diketahui arah kebijakan fiskal pemerintah, sehingga dapat dilakukan prediksi-prediksi dan estimasi ekonomi.



 Anggaran sebagai Alat Politik (Political Tool)
Anggaran digunakan untuk memutuskan prioritas-prioritas dan kebutuhan keuangan, yaitu sebagai bentuk komitmen eksekutif dan legislatif atas penggunaan dana publik untuk kepentingan tertentu. Oleh karena itu, pembuatan anggaran publik membutuhkan political skill, coalition bulding, keahlian bernegosiasi dan pemahaman prinsip manajemen keuangan sektor publik.

Anggaran sebagai Alat Koordinasi dan Komunikasi (coordination and communication tool)
Anggaran publik merupakan alat koordiansi antar bagian, terlihat ketika penyusunan anggaran. Anggaran publik yang disusun dengan baik akan mampu mendeteksi terjadinya inkonsistensi suatu unit kerja dalam pencapaian tujuan organisasi.

Anggaran sebagai Alat Penilaian Kinerja (Performance Measurement Toll)
Anggaran merupakan wujud komitmen dari budget holder (eksekutif) kepada pemberi wewenang (legislatif). Kinerja eksekutif akan dinilai berdasarkan pencapaian target anggaran dan efisiensi anggaran. Kinerja manajer publik dinilai berdasarkan berapa yang berhasil dicapai dikaitkan dengan anggaran yang telah ditetapkan.

Anggaran sebagai Alat Motivasi (Motivasi Tool)
Anggaran dapat digunakan sebagai alat untuk memotivasi manajer dan staf nya agar bekerja secara ekonomis , efektif dan efisien dalam mencapai target dan tujuan organisasi yang telah di tetapkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar